Judi Online Terpercaya gamble-vip88 - Mirror Bolabet

Agen untuk Sbobet Dan IBCBET Terpercaya – Gamble-VIP – Mirror Bolabet

Cristiano Ronaldo Tegaskan Tak Mau Tinggalkan Real Madrid

Cristiano Ronaldo Tegaskan Tak Mau Tinggalkan Real Madrid

Akhirnya, untuk kali pertama sejak pergantian tahun kemarin, Cristiano Ronaldo bersedia berbicara di hadapan pers, sang superstar berusaha untuk mendinginkan spekulasi masa depannya di Real Madrid.

Penyerang asal Portugal berusia 30 tahun itu memang sedang diisukan bakal kembali merapat ke Old Trafford, dimana spekulasi ini muncul seiring keputusan Real Madrid melengserkan Carlo Ancelotti dari Kursi pelatih kemudian menggantinya dengan Rafael Benitez. Cristiano Ronaldo diyakini tidak puas dengan keputusan tersebut, dan sejumlah pihak percaya bahwa sang mega bintang bakal meninggalkan Santiago Bernabeu dalam waktu dekat.

Sang pemain sendiri sebelumnya tak mau berbicara di depan media terkait dengan pemberitaan-pemberitaan miring tentangnya sejak pergantian tahun kemarin, tapi demi mendinginkan spekulasi ini dan membuat para Madridista tenang, Ronaldo akhirnya bersedia angkat bicara di depan media.

“Sebelumnya, saya tidak pernah berbicara kepada pers dalam beberapa bulan terakhir, kecuali hari ini, dan hal itu Cuma untuk membantah berita bohong yang sudah ditulis guna menimbulkan konflik antara saya dengan Real Madrid. Saya sangat bahagia ada di Real, dan sangat fokus serta yakin akan musim baru yang sukses”

“saya ulangi sekali lagi, saya berada di klub terbaik dunia saat ini dan hanya bersama klub terbaik dunia saya ingin meraih kemenangan lagi. Saya tak pernah berbicara dengan pers selama liburan, tapi saya ingin menghentikan semua berita bohong yang ada dan memberikan saya rasa tenang. Real Madrid dan saya baik-baik saja” Tegas Ronaldo kepada A Bola.

Inilah Hasil Drawing Penyisihan Group Liga Champions 2015-16

Inilah Hasil Drawing Penyisihan Group Liga Champions 2015-16

Runner Up Liga Champions Eropa musim lalu, Juventus, menempati Group Neraka bersama dengan Manchester City, Sevilla dan Borussia Monchengladbach.

Babak play off liga champions Eropa telah usai, dengan demikian 32 klub sudah amankan tiket ke babak penyisihan Group Turnamen tersebut untuk musim 2015/16. UEFA Sendiri selaku pihak Otoritas sudah mengumumkan hasil drawing penyisihan Group Liga champions Eropa musim 2015/16 pada kamis kemarin, 27 Agustus 2015 waktu setempat, berbarengan dengan pengumumkan pemain terbaik Eropa 2015 yang jatuh kepada Lionel Messi. Seperti apa hasil drawingnya?

Juara Musim lalu, Barcelona ada di Group E bersama dengan Bayer Leverkusen, AS Roma dan Bate Borisov. Sementara Runner Up Juventus ada di Group D, group neraka yang dihuni Manchester City, Sevilla dan Borussia Monchengladbach. Berikut adalah hasil drawing Penyisihan Group Liga Champions Eropa musim 2015/16.

Group A

Paris Saint-Germain, Real Madrid, Shaktar Donetsk, Malmo FF

Group B

PSV Eindhoven, Manchester United, CSKA Moskow, Wolfsburg

Group C

Benfica, Atletico Madrid, Galatasaray, Astana

Group D

Juventus, Manchester City, Sevilla, Borussia Monchengladbach

Group E

Barcelona, Bayer Leverkusen, AS Roma, Bate Borisov

Group F

Bayern Munich, Arsenal, Olympiakos, GNK Dinamo

Group G

Chelsea, FC porto, Dynamo Kyiv, Maccabi Tel-Aviv

Group H

Zenit St Petersburg, Valencia, Lyon, Gent

Pertandingan pertama akan digelar pada tanggal 15 September mendatang.

AFC Dukung Michel Platini Jadi Presiden FIFA Yang Baru

AFC Dukung Michel Platini Jadi Presiden FIFA Yang Baru

Kendati ada salah satu wakil dari Asia yang maju meramaikan bursa pencalonan Presiden FIFA, AFC tetap menegaskan dukungannya kepada Michel Platini untuk jadi Suksesor Sepp Blatter.

Seperti diketahui, Michel Platini telah resmi maju dalam bursa pencalonan Presiden FIFA yang baru untuk menggantikan Sepp Blatter, dimana pemilu Presiden FIFA nanti akan diselenggarakan pada bulan Februari tahun 2016 mendatang. Berbagai dukungan menghampiri sosok yang masih aktif menjabat sebagai Presiden UEFA tersebut untuk memenangkan Pemilu Presiden FIFA nanti, termasuk diantaranya dari Federasi Sepakbola Asia atau AFC. Dukungan tersebut ditegaskan oleh Presiden AFC Sheikh Salman Bin Ebrahim Al Khalifa.

Menurutnya, Platini adalah sosok yang akan mampu menyeimbangkan FIFA yang tengah dilanda krisis dalam beberapa tahun terakhir ini. Kendati munculnya wakil dari Korea Selatan yang merupakan salah satu anggota AFC, Chung Moon-Joon, AFC tetap menyuarakan dukungan kepada Platini.

“Platini adalah sosok kandidat yang unik, dia bisa memberikan kestabilan serta melakukan sebuah transisi mulus dalam menormalisasi FIFA di tengah-tengah situasi yang pelik saat ini. Semua orang sepakat bahwa FIFA memang membutuhkan perubahan, FIFA juga butuh sesreorang yang bisa mengambil hal-hal terbaik di masa lalu, kemudian menggabungkannya dengan ide-ide baru, sehingga mampui memimpin Organisasi di masa mendatang” Ujar Sheikh Salman bin Ibrahim Al Khalifa seperti dilansir situs resmi AFC.

Sepp Blatter sendiri mengumumkan keputusannya untuk mundur dari jabatan Presiden FIFA beberapa waktu lalu, padahal baru saja terpilih kembali untuk memimpin sampai tahun 2019 mendatang.

Kesan Pertama Sesi Latihan Perdana Jurgen Klopp Di Liverpool

Kesan Pertama Sesi Latihan Perdana Jurgen Klopp Di Liverpool

Secara keseluruhan, Lucas Leiva menilai bahwa sesi latihan pertamanya bersama Jurgen Klopp dalam beberapa hari ini telah meninggalkan kesan positif, dimana sang pelatih selalu menuntut lebih dari para pemain.

Liverpool mulai menjalani sesi latihan jelang laga melawan Tottenham Hotspur di White Hart Lane akhir pekan mendatang, sabtu, 17 Oktober 2015. Sesi latihan tersebut adalah yang pertama sejak jeda Internasional dalam dua pekan terakhir, dan yang pertama dengan Jurgen Klopp sebagai pelatih anyar The Reds. Seperti diketahui, klopp memang telah resmi ditunjuk Liverpool untuk gantikan brendan Rodgers dua pekan lalu, dan para penggawa The Reds telah menjalani sesi latihan pertama bersama juru taktik asal Jerman tersebut, termasuk diantaranya Gelandang Brazil, Lucas Leiva.

Kepada Liverpool TV, Leiva bercerita sedikit tentang pengalaman dan kesan pertamanya dalam sesi latihan pertama bersama Jurgen Klopp, sosok yang dikenal tegas, keras namun flexibel.

“Sejauh ini, kesan yang ditinggalkan positif, dia terlihat sangat memiliki hasrat, dia sudah mengeluarkan semua yang dia punya dan dia meminta pemain untuk melakukan hal yang sama juga. Selalu maksimal, selalu agresif terhadap diri sendiri, itulah yang dia katakan kepada kami”

”Dia terlihat sebagai pelatih yang terbuka dan seseorang yang ingin dekat dengan para pemainnya, namun dia juga lugas, itu yang saya dapat dari beberapa hari dan saya rasa ini merupakan awal yang positif” Kata Leiva kepada Liverpool TV.

Carlo Ancelotti Bantah Pernah Dihubungi Pihak Liverpool

Carlo Ancelotti Bantah Pernah Dihubungi Pihak Liverpool

Sosok juru taktik berusia 56 tahun itu juga mengaku masih belum tertarik untuk tangani tim Nasional karena pekerjaan yang relatif ‘jarang’ beraktivitas, sedangkan dirinya sangat menikmati sesi latihan tiap pekan bersama para pemain.

Selepas pemecatan Brendan Rodgers oleh Liverpool sekitar tiga pekan lalu, memang sempat bermunculan sejumlah nama pelatih sepakbola yang ‘tengah’ menganggur selain Jurgen klopp, termasuk diantaranya Carlo Ancelotti. Bahkan, tak lama setelah klub resmi merilis pernyataan bahwa mereka sudah mempekerjakan Jurgen Klopp sebagai suksesor Brendan Rodgers, ada rumor yang menyebutkan bahwa sebenarnya pihak Liverpool lebih dulu menghubungi Carlo Ancelotti, tapi mantan juru taktik Real Madrid dan AC milan tersebut menolak kesempatan tangani Liverpool, dan akhirnya pilihan jatuh kepada Jurgen Klopp.

Sayangnya, kabar tersebut bisa dipastikan tak benar, karena kepada Goal International, Ancelotti menegaskan bahwa dirinya sama sekali tak pernah dihubungi oleh pihak Liverpool.

“Tidak ada kontak dengan Liverpool, memang, ketika sebuah pekerjaan tersedia, mereka (Media) selalu menggunakan nama-nama pelatih yang sedang tidak menangani tim manapun, jadi wajar jika nama saya juga muncul. Namun, tak pernah ada jalinan kontak langsung dengan para direktur Liverpool” Kata Eks Pelatih Madrid itu kepada Goal.

Lebih Lanjut, Ancelotti juga mengaku masih belum tertarik tangani tim Nasional seiring munculnya rumor bahwa dirinya bakal ditunjuk gantikan Antonio Conte pasca Piala Euro 2016 mendatang.

”Untuk saat ini, ada hasrat untuk kembali melatih klub karena saya masih termotivasi untuk berada di lapangan setiap hari, menangani tim Nasional lebih restriktif karena tidak banyak waktu tersedia untuk melatih klub secara harian, hal yang selalu saya nikmati” Tandasnya.

Diego Costa Resmi Disanksi Tiga Pertandingan oleh FA

Diego Costa Resmi Disanksi Tiga Pertandingan oleh FA

Diego Costa resmi mendapatkan sanksi suspensi atau larangan bertandingan selama tiga laga, sedangkan di pihak lain, gabriel Paulista yang terbukti tak bersalah resmi dicabut dari sanksi suspensi pertandingan.

Asosiasi Sepakbola Inggris yang kita kenal dengan sebutan FA, sepertinya sangat serius menyikapi aksi provokatif yang dilakukan Diego Costa terhadap sejumlah pemain Arsenal dalam laga kontra Chelsea yang berlangsung di Stamford Bridge Stadium pekan lalu. Akibat tindakan provokatif striker Internasional terhadal Laurent Koscielny dan Gabriel Paulista, Gunners harus bermain dengan 10 pemain saja setelah diusirnya Gabriel dari pertandingan, bahkan 9 pemain di penghujung lagi terkait pengusiran Santi Cazorla.

Setelah diteliti lebih lanjut lewat rekaman Video, Diego Costa resmi dinyatakan bersalah oleh Pihak FA, dan menerima sanksi larangan bertanding di tiga pertandingan.

“Hukuman FA kepada Diego Costa atas tindak pelanggaran yang tidak terlihat oleh Ofisial laga namun tertangkap Video sudah dipastikan usai pengajuan dari pihak Komisi regulasi independen. Sang pemain Chelsea akan menerima hukuman standar, yakni suspensi tiga pertandingan yang langsung berlaku. Hukuman ini, yang dibantah oleh pelaku, terkait dengan insiden yang melibatkan Laurent Koscielny dari Arsenal pada menit ke-43 di pertnadingan sabtu kemarin” Demikian pernyataan resmi FA.

Sementara terkait banding Arsenal terhadap sanksi Gabriel Paulista, FA mengabulkannya.

”Klaim Arsenal atas kesalahan pengusiran terkait dengan Gabriel Paulista sudah ditegakkan usai pengajuan dari komisi Regulasi Independen, hukuman tiga pertandingan yang didapat oleh sang pemain kini resmi dicabut dengan segera” .

Rooney Paceklik Gol, ini Kata Louis Van Gaal

Rooney Paceklik Gol, ini Kata Louis Van Gaal

latih Asal Belanda itu juga mengeluhkan kritik media-media Inggris terkait posisi Rooney saat ini sebagai Striker, padahal mereka sendiri yang menginginkan hal tersebut sepanjang musim lalu.

Manchester United, walaupun berhasil menang dan raih tiga angka dalam dua pertandingan pertama musim 2015/16 ini, tapi performa mereka secara keseluruhan masih diragukan banyak pihak. Pada pertandingan pertama melawan Tottenham Hotspur saja mereka unggul 1-0 lewat gol bunuh diri pemain lawan, sementara di laga kedua kontra Aston Villa, Setan Merah menang lewat sebiji gol Adnan Januzaj. Yang dipertanyakan media-media Inggris adalah Paceklik gol sang Kapten Tim sekaligus Striker Tunggal mereka, Wayne Rooney, padahal musim lalu Wazza cukup subur,

Memang, posisi yang perankan Rooney musim ini berbeda ketimbang musim lalu. Jika kemarin dia bermain sebagai gelandang, maka kini pelatih menempatkannya sebagai striker tunggal. Sayang, ketajamannya sudah dinilai menurun, tapi tentu sang pelatih tak tinggal diam.

”Seluruh media selama satu tahun menuliskan saran bahwa seharusnya saya menempatkan Rooney di Posisi Striker, jadi rasanya luar biasa, setelah dua pertandingan, kalian (Para media) Justru meragukan saran kalian sendiri. Saya pribadi akan selalu punya keyakinian pada para pemain saya” Ujar Van Gaal kepada Reporter.

Kemenangan atas Aston Villa akhir pekan kemarin membuat Manchester United duduk di peringkat ke-4 klasemen sementara Liga Primer Inggris musim 2015/16 berkat 6 poin yang telah mereka raup.

Chelsea dikalahkan FC Porto, Ini Kata Jose Mourinho

Chelsea dikalahkan FC Porto, Ini Kata Jose Mourinho

Pelatih asal Portugal itu berpendapat bahwa para pemain Chelsea telah berbuat sejumlah kesalahan konyol yang menjadi penyebab kekalahan dari mantan tim asuhannya, FC Porto dalam laga tersebut.

Ya, Chelsea gagal membawa pulang poin dari kunjungan mereka ke Estadio do Dragao pada Rabu dinihari (30/09) waktu setempat untuk melakoni pekan kedua fase Group Liga Champions Eropa musim ini. Berhadapan dengan tim tuan rumah FC Porto, skuat asuhan Jose Mourinho harus rela pulang dengan tangan hampa setelah dikalahkan 2-1 oleh eks asuhan The Special One tersebut. Jelas, kekalahan ini membuat sang pelatih merasa geram, bahkan Mourinho tak segan-segan menyebut bahwa timnya telah melakukan dua kesalahan konyol dalam pertandingan tersebut.

“Saya rasa ii adalah penampilan yang bagus dari kami tapi dengan dua kesalahan yang teramat konyol. Terkadang, anda melakukannya dan tidak dihukum (dengan kekalahan), namun kali ini kami dihukum (dengan kekalahan). Kami melihat Porto belasan kali melakukan Corner, kami benar-benar siap untuk itu, dan ketika pertandingan dalam kendali kami, justru kami yang kebobolan, itulah yang saya maksud konyol”

”Kami melakukan kesalahan yang sama ketika mereka membentur tiang, selain itu, penampilan seimbang. Para pemain bereaksi dengan bagus dan kami berusaha bermain dengan cara positif. Porto adalah lawan yang sulit, Liga Champions juga membawa Emosi yang berbeda dalam pertandingannya, ketika anda meraih hasil bagus dan tampil bagus, tidak tersentuh, itu berhubungan dengan konsistensi dan performa”

”Ketika anda bermain buruk, rasanya mudah untuk membuat keputusan drastis, ketika anda main seperti hari ini lebih sulit” Kata Mourinho dalam jumpa pers selepas pertandingan.

Berkata Kasar – Benitez Kena Hukuman Diskors Satu Laga

Berkata Kasar - Benitez Kena Hukuman Diskors Satu LagaBerkata Kasar - Benitez Kena Hukuman Diskors Satu Laga

Rafael Benitez kini harus menanggung semua akibat dari ucapan kasarnya pada saat Napoli yang diimbangi Parma pada akhir pekan lalu. Pelatih yang berasal dari Spanyol itu dilarang mendampingi timnya saat menghadapi Cesena pekan ini. Sebuah ucapan haruslah dijaga oleh siapapun karena akan sangat bergantung terhadap akibat yang dilontarkan. Kini Rafael tinggalah penyesalan dan perlu sekali memikirkan apa yang diucapkannya tersebut kasar ataukah menyinggung perasaan orang lain. Semua ini berawal dari ucapan, apapun masalahnya jika ucapan mengandung yang salah maka sifatnya akan fatal. Ini adalah salah satu contohnya pada saat Napoli pada pecan lalu. Perlawanan ini sangat sengit sekali sehingga mendapati akhir yang imbang.

Laga Parma kontra Napoli di Ennio Tardini, pada Minggu (10/5) malam WIB, lalu yang berlangsung dengan sengit dan panas. Parma tersebut sempat dua kali memiliki tingkatan unggul yang pada akhirnya harus main imbang 2-2 dengan Napoli. Ini adalah perlawanan yang luar biasa sehingga harus mencapai yang seimbang. Keimbangan tersebut akhirnya memberikan kekesalan terhadap penonton maupun para manager. Namun hal tersebut tidak dapat dipungkiri. Yang terjadi sudahlah terjadi sehingga harus menerima apapun resikonya. Tentunya hasil seimbang tersebut memberikan kerugian sehingga harus mencapai lebih baik. Lebih dari itu, Benitez mengeluarkan kata kasar sehingga ia harus menanggung untuk diskors satu laga.

Dengan hasil yang seimbangn memberikan dampak dan dengan hasil tersebut sangat merugikan Il Partenopei yang kini tengah mengincar satu spot di zona Liga Champions. Kini Napoli berada di posisi keempat memiliki 63 poin, yang berselisih tiga angka dari Lazio di atasnya. Ssemua tim harus berlatih lebih giat lagi dan sungguh-sungguh sehingga kejadian tersebut tidak diulang kembali. Dengan berlatih keras maka akan menuai hasil yang terbaik pula. Percayalah sesungguhnya kemenangan berada pada kita. Saat menghadapi Cesena pada pecan tersebut telah mempersiapkan sematang mungkin sehingga sangat diyakinkan untuk tidak imbang. Hasil tersebut memberikan kekecewaan terhadap semua pihak dan tentunya sanagt merugikan. Namun, itu adalah kejadian di luar dugaan dan hanya memikirkan untuk masa depan dan di musim depan.

Wajar di kemudian Benitez merasa kesal yang bukan kepalang karena ia merasa timnya sudah beberapa kali dirugikan oleh keputusan wasit. Bahkan eks pelatih Liverpool tersebut tertangkap kamera dengan berkata-kata kasar seperti ini: “s*** Italian football”. Dengan begitu, rasanya wajar saja ia sangat kesal dan merasa tidak diadili. Alhasil otoritas di Liga Serie A pun akhirnya menjatuhkan hukuman larangan untuk berada di bench tim sebanyak satu laga, yaitu pada saat melawan Cesena pada hari Senin mendatang. Dilansir dari Soccerway, Gonzalo Higuain yang terlibat keributan dengan kiper Parma, Antonio Mirante, didenda 10.000 euro.

Atletico Madrid Tegaskan Siap Hadapi Real Madrid di Derby

Atletico Madrid Tegaskan Siap Hadapi Real Madrid di Derby

Kesiapan Los Rojiblancos menuju Derby Madrid yang akan berlangsung pada akhir pekan mendatang dituturkan oleh Gelandang andalan Klub, Gabriel Fernandez Arenas atau yang lebih akrab dikenal dengan nama Gabi.

Jornada ke-7 La Liga Primera Spanyol musim ini akan diwarnai dengan sejumlah pertandingan menarik yang sangat sayang jika dilewatkan. Selain laga big match antara Sevilla melawan Barcelona, ada juga laga yang lebih seru antara dua klub Ibu Kota, Atletico Madrid versus Real Madrid. Ya, derby Madrid pertama musim ini akan berlangsung pada Senin dinihari, 5 Oktober mendatang di Estadio Vicente Calderon. Atletico sendiri baru saja menelan kekalahan kandang dari Benfica di pekan kedua Fase Group UCL musim ini, performa buruk skuat asuhan Diego Simeone dikhawatirkan bakal berdampak dalam laga kontra Madrid nanti.

Namun, salah satu pemain andalan Atletico, Gabi menegaskan kesiapan tim nya jelang laga krusial tersebut.

”Kami akan berusaha untuk meraih kemenangan pada Minggu mendatang (Senin, Waktu Indonesia) kami sangat siap, kami akan pergi ke pertandingan itu untuk meraih kemenangan, seperti biasa. Tim sudah melakukan semuanya demi meraih kemenangan (melawan Benfica), terutama pada babak pertama dengan banyaknya peluang yang tercipta”

”Namun, jika anda tak menghabiskan tim sekelas Benfica, maka andalah yang akan membayar mahal. Jujur saja, situasi ini sulit bagi kami, namun kami sebenarnya tak bermain seburuk saat kami berhadapan dengan Villarreal” Kata Gabi sebagaimana dilansir AS.